Peserta CPNS yang Lulus Passing Grade di Palangka Raya Didominasi Putra-Putri Daerah

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Palangka Raya, Sabirin Muhtar,S.Sos.,M.Si mengatakan, putra putri daerah mendominasi kelulusan dari banyaknya peserta yang lulus passing grade tes CPNS lingkup pemerintah setempat sejak 2 hari terakhir.

"Selama 2 hari pelaksanaan tes ini ada 477 peserta yang lulus dan itu didominasi putra putri daerah Kalimantan Tengah," kata Sabirin, Kamis 13 Februari 2020.

Putra-putri daerah ini, kata dia, adalah peserta yang datang dari luar kota seperti dari kabupaten di Kalimantan Tengah. Meski begitu, juga ada peserta dari luar yang berhasil mendapat nilai memenuhi ambang batas.

"Ada juga dari Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan provinsi luar Kalimantan yang lulus, tapi tidak banyak," ucapnya.

Dia menilai, banyaknya peserta asli Kal-Teng yang lulus, menandakan tingkat kecerdasan tidak kalah dari wilayah lainnya. Pasalnya, soal ujian sama saja se Indonesia tanpa ada perbedaan dari tiap provinsi.


"Artinya kita patut berbangga karena banyak anak-anak kita yang lulus. Tidak kalah dari daerah lain. Untuk soal kan sama semua dari pusat sesuai standar yang ditentukan BKN (Badan Kepegawaian Negara),"  pungkasnya.

Total pelamar CPNS Pemko Palangka Raya berjumlah 3.699 orang untuk memperebutkan 227 formasi yang dibutuhkan. Pelamar harus lulus Pasing Grade agar bisa melanjutkan ujian selanjutnya.

Peserta Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD penerimaan CPNS lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya banyak yang lulus passing grade. Kepala BKPSDM, Sabirin Muhtar mengatakan, ada beberapa trik menjawab soal agar mendapat nilai tinggi.

"Triknya, jawab soal yang paling mudah terlebih dulu. Jangan terburu-buru tapi juga jangan terlalu lama pada satu soal," ujarnya, Kamis 13 Februari 2020.

Keberhasilan dalam menjawab soal kata dia, sangat ditentukan oleh konsentrasi peserta.
Pasalnya, dari 100 soal yang diujikan, peserta hanya diberi waktu 90 menit untuk menyelesaikannya.

"Ketepatan dan kecerdasan sangat diuji. Dari cerita para peserta yang lulus, mereka pasti lewatkan soal yang dianggap sulit, setelah dapat dipastikan menjawab dengan benar, baru mengerjakan sisanya," ucapnya.

Hingga hari kedua pelaksanaan ujian dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT)
sebanyak 477 peserta berhasil keluar dengan wajah tersenyum alias lulus dengan nilai ambang batas atau passing grade.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas